BENGKULU SELATAN – Pemerintah Desa (Pemdes) Tanjung Besar, Kecamatan Kedurang, Kabupaten Bengkulu Selatan, telah menuntaskan pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) sebagai langkah awal dalam menyusun program pembangunan tahun anggaran 2027.
Kegiatan yang digelar di Balai Desa Tanjung Besar pada Kamis, 8 Januari 2026 tersebut berlangsung dengan penuh antusiasme. Musrenbangdes dihadiri oleh seluruh perangkat desa, anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD), tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta warga yang turut menyampaikan berbagai usulan pembangunan demi kemajuan desa.
Dalam forum tersebut, masyarakat menyampaikan sejumlah kebutuhan yang dinilai mendesak untuk direalisasikan pada tahun 2027. Usulan yang mengemuka didominasi sektor infrastruktur pendukung pertanian dan peningkatan akses masyarakat, mengingat sebagian besar warga menggantungkan perekonomian dari sektor perkebunan dan pertanian.

Salah satu program yang menjadi perhatian utama adalah normalisasi siring di hamparan Selebang. Saluran tersebut dinilai memiliki peran penting dalam mengatur aliran air serta mendukung aktivitas pertanian masyarakat. Selain itu, peningkatan jalan sentral produksi juga menjadi usulan prioritas karena jalan tersebut merupakan akses utama warga dalam mengangkut hasil perkebunan dan pertanian.
Kepala Desa Tanjung Besar, Edi Susanto, mengatakan bahwa Musrenbangdes merupakan wadah untuk menyerap aspirasi masyarakat secara langsung sehingga program pembangunan yang direncanakan benar-benar sesuai dengan kebutuhan di lapangan.
“Musrenbangdes ini menjadi sarana bagi masyarakat untuk menyampaikan kebutuhan dan harapan mereka. Seluruh usulan yang masuk telah kita tampung dan akan menjadi dasar penyusunan prioritas pembangunan Desa Tanjung Besar untuk tahun anggaran 2027,” ujar Edi Susanto.
Menurutnya, pembangunan infrastruktur masih menjadi kebutuhan utama masyarakat karena berkaitan langsung dengan peningkatan perekonomian warga. Oleh sebab itu, usulan yang dianggap mendesak dan memberikan manfaat luas akan menjadi perhatian khusus pemerintah desa untuk diperjuangkan ke tingkat yang lebih tinggi.
Selain normalisasi siring hamparan Selebang dan peningkatan jalan sentral produksi, masyarakat juga mengusulkan berbagai pembangunan lainnya yang bertujuan meningkatkan kualitas pelayanan publik serta mendukung aktivitas ekonomi masyarakat desa.
Edi menjelaskan bahwa seluruh usulan yang telah disepakati dalam Musrenbangdes akan dituangkan ke dalam dokumen perencanaan desa sebelum diajukan dan disinkronkan dengan program pembangunan pemerintah daerah.
“Kami berharap seluruh usulan prioritas yang telah disepakati bersama ini dapat memperoleh dukungan dari pemerintah daerah. Dengan terealisasinya program-program tersebut, kami optimistis dapat mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Tanjung Besar,” tambahnya.
Pelaksanaan Musrenbangdes tersebut juga menjadi bukti tingginya partisipasi masyarakat dalam proses pembangunan desa. Warga tidak hanya hadir sebagai peserta, tetapi juga aktif memberikan masukan dan menyampaikan kebutuhan yang dianggap penting untuk kemajuan desa ke depan.
Melalui hasil Musrenbangdes 2027 ini, Pemdes Tanjung Besar berharap pembangunan yang direncanakan dapat berjalan tepat sasaran, memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, serta menjadi langkah strategis dalam mewujudkan desa yang lebih maju dan sejahtera di masa mendatang. (red)
