Era Baru Sepak Bola Bengkulu Selatan Dimulai, M. As’ad Muttaqin Resmi Pimpin ASKAB PSSI 2026–2030
BENGKULU SELATAN – Dunia sepak bola Kabupaten Bengkulu Selatan memasuki babak baru setelah kepengurusan Asosiasi Kabupaten Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (ASKAB PSSI) periode 2026–2030 resmi dikukuhkan, Rabu (10/06/2026).
Dalam agenda pelantikan tersebut, M. As’ad Muttaqin dipercaya sebagai Ketua ASKAB PSSI Kabupaten Bengkulu Selatan untuk memimpin organisasi yang menjadi ujung tombak perkembangan sepak bola daerah selama empat tahun mendatang.
Pergantian kepengurusan ini menjadi momentum penting bagi kebangkitan sepak bola di Bumi Sekundang Setungguan. ASKAB PSSI memiliki peran besar dalam mengatur kompetisi daerah, memperkuat pembinaan pemain muda, serta menciptakan sistem olahraga yang mampu melahirkan atlet-atlet potensial.
Dengan kepengurusan baru, harapan besar masyarakat tertuju pada langkah nyata dalam meningkatkan kualitas sepak bola Bengkulu Selatan, baik dari sisi prestasi maupun pembinaan jangka panjang.
Usai resmi dilantik, M. As’ad Muttaqin menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepadanya. Ia menyebut jabatan sebagai Ketua ASKAB PSSI bukan hanya sebuah kehormatan, tetapi juga tanggung jawab besar yang harus dijalankan bersama seluruh elemen olahraga.
“Ini adalah amanah yang besar. Tugas kami bukan hanya menjalankan organisasi, tetapi bagaimana bersama-sama membangun sepak bola Bengkulu Selatan agar lebih maju, terarah, dan mampu menghasilkan prestasi,” kata M. As’ad.
Ia menegaskan, kepengurusan ASKAB PSSI periode 2026–2030 akan memprioritaskan pembinaan pemain sejak usia dini. Menurutnya, potensi pesepak bola muda di Bengkulu Selatan cukup besar, namun membutuhkan wadah, pelatihan, serta kompetisi yang konsisten agar bakat tersebut dapat berkembang.
Selain pembinaan atlet muda, peningkatan kualitas kompetisi lokal juga menjadi perhatian utama. ASKAB PSSI berencana memperkuat agenda pertandingan daerah sebagai sarana mengasah kemampuan pemain sekaligus mencari bibit-bibit baru yang bisa membawa nama Bengkulu Selatan ke tingkat lebih tinggi.
“Kami ingin sepak bola tidak hanya menjadi olahraga hiburan, tetapi menjadi ruang bagi anak-anak muda untuk berprestasi. Dengan program pembinaan yang baik, kami yakin akan muncul pemain-pemain berkualitas dari daerah ini,” ujarnya.
M. As’ad juga mengajak seluruh pihak untuk ikut berperan dalam membangun sepak bola daerah. Menurutnya, kemajuan olahraga tidak dapat dicapai hanya oleh satu organisasi, melainkan membutuhkan dukungan pemerintah daerah, klub sepak bola, sekolah sepak bola, pelatih, hingga masyarakat.
Sinergi antar pihak dinilai menjadi kunci agar ekosistem sepak bola di Bengkulu Selatan dapat berjalan lebih profesional dan berkelanjutan.
Sementara itu, pelantikan pengurus baru ASKAB PSSI ini mendapat perhatian dari berbagai kalangan yang berharap adanya perubahan positif dalam pengelolaan sepak bola daerah. Kepengurusan baru diharapkan mampu menghadirkan kompetisi yang lebih aktif, pembinaan yang lebih terarah, serta peluang lebih besar bagi pemain muda untuk berkembang.
Dengan hadirnya kepemimpinan baru di bawah M. As’ad Muttaqin, ASKAB PSSI Bengkulu Selatan membawa semangat baru untuk menciptakan sepak bola yang lebih kompetitif. Masyarakat kini menanti langkah nyata agar prestasi sepak bola daerah dapat terus meningkat dan mampu bersaing di tingkat provinsi hingga nasional.
Kepengurusan periode 2026–2030 diharapkan menjadi tonggak penting lahirnya generasi baru pesepak bola Bengkulu Selatan yang mampu mengharumkan nama daerah. (C4k)
